Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,
Administrasi dan komunikasi

Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Mahasiswa FISIP-ADKOM UMPR Ikuti Perkuliahan Lapangan di BASARNAS Palangka Raya

Source: Humas FISIP-ADKOM UMPR

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) melaksanakan perkuliahan lapangan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya guna menambah wawasan mengenai tugas, fungsi, serta peran BASARNAS dalam kegiatan pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Anak Agung Ketut Alit Supartana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa agar memahami secara langsung mekanisme kerja BASARNAS dalam menjalankan operasi kemanusiaan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai tugas dan fungsi BASARNAS, termasuk bagaimana prosedur operasi SAR dijalankan, sistem koordinasi dilakukan, hingga penanganan situasi darurat dalam berbagai kondisi bencana maupun kecelakaan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh materi terkait substansi BASARNAS yang mencakup tugas pokok dan fungsi lembaga, prosedur operasi SAR, manajemen penanganan keadaan darurat, serta koordinasi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Anak Agung menuturkan bahwa pemahaman mengenai sistem penanganan kebencanaan dan operasi kemanusiaan penting dikenalkan kepada mahasiswa karena memiliki keterkaitan dengan aspek sosial, pelayanan publik, hingga komunikasi saat terjadi kondisi darurat di masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga diberikan pengalaman praktik agar mengetahui bagaimana standar keselamatan diterapkan dalam operasi SAR, termasuk tantangan yang dihadapi petugas di lapangan,” katanya.

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengikuti praktik lapangan berupa pelatihan ascend dan descend sebagai bagian dari teknik dasar vertical rescue untuk memberikan pemahaman langsung mengenai teknik naik dan turun menggunakan tali sesuai standar keselamatan operasi SAR.

Dia berharap melalui kegiatan perkuliahan lapangan tersebut mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman praktis yang relevan dengan bidang sosial, politik, administrasi, dan komunikasi, khususnya dalam memahami penanganan kebencanaan dan operasi kemanusiaan.

“Harapan kami, pengalaman ini dapat menjadi bekal tambahan bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya kerja sama, koordinasi, dan respons cepat dalam situasi darurat maupun kegiatan kemanusiaan,” tutupnya. (adr)