
PALANGKA RAYA – Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Kantor Kesbangpol Provinsi Kalteng, Selasa (11/8/2026).
“Kerja sama ini meliputi kegiatan pembelajaran, perkuliahan, di antaranya tadi sudah terlaksana kegiatan magang. Kemudian ada kegiatan penelitian, di mana mungkin ada mahasiswa yang ingin riset di sini atau dosen yang mau riset di sini,” kata Dekan FISIP-ADKOM UMPR, Dr. Rita Rahmaniati, M.Pd.
Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada penempatan mahasiswa magang, tetapi juga mencakup kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan kedua institusi.
“Harapannya untuk PKS ini bisa saling menguntungkan, baik UMPR atau FISIP-ADKOM dengan Kesbangpol,” ujarnya.
Rita menjelaskan, melalui kerja sama tersebut mahasiswa akan memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh pengalaman lapangan di lingkungan pemerintahan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
Selain memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melaksanakan magang, PKS itu juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan bidang tugas dan fungsi Kesbangpol Kalteng.
Kerja sama tersebut juga memungkinkan kedua pihak berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti penyuluhan, edukasi, maupun program pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rita berharap hubungan antara FISIP-ADKOM UMPR dan Kesbangpol Kalteng dapat terus berkembang melalui berbagai program yang tidak hanya terbatas pada poin-poin yang telah dituangkan dalam perjanjian kerja sama.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, Muhamad Rus’an, S.Hut., M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
“Kalau tadi itu sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi, bahwa dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya terkait dengan kerja sama untuk penempatan anak magang,” ungkap Rus’an.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa magang di lingkungan Kesbangpol menjadi bagian dari sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki pengalaman serta pemahaman langsung mengenai tata kelola pemerintahan.
“Semua untuk yang anak-anak itu biar terpublikasikan bahwa kita ada sebagai penjabaran dari Tridharma Perguruan Tinggi dan pemerintah itu menerima, dalam hal ini Badan Kesbangpol, anak-anak magang dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya,” tutupnya. (adr)
