Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,
Administrasi dan komunikasi

Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Mahasiswi Ilmu Komunikasi UMPR Sabet Gelar Nyai Kalimantan Tengah 2026

Source: Humas UMPR

PALANGKA RAYA – Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Yunisa Nassela Evansa, berhasil meraih gelar Nyai Kalimantan Tengah 2026 pada ajang pemilihan duta wisata yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang Kalimantan Tengah 2026, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa berangkat dan mengikuti pra karantina selama dua hari, lalu tiga hari karantina bersama perwakilan dari 12 kabupaten dan 1 kota lainnya,” kata Assel, Jumat (5/6/2026).

Perempuan yang mewakili Kabupaten Gunung Mas tersebut mengaku harus melewati proses yang tidak mudah untuk mencapai gelar tersebut, mulai dari seleksi tingkat kabupaten hingga bersaing di tingkat provinsi dengan waktu persiapan yang terbatas.

“Karena baru dikonfirmasi berangkat satu minggu sebelum kegiatan, saya benar-benar belajar mulai dari public speaking, materi, menyiapkan unjuk bakat, sampai pakaian sesuai agenda,” ujarnya.

Menurut Assel, ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi UMPR menjadi bekal penting selama mengikuti ajang pemilihan, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi di depan publik.

“Saya belajar bagaimana menyampaikan informasi dengan baik dan memilih kata-kata yang tepat, sehingga lebih lancar menyampaikan apa yang ada di pikiran. Sebagai duta, kemampuan berbicara itu sangat penting untuk menyuarakan advokasi dan mengabdi kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain membawa nama daerah, Assel juga menaruh perhatian terhadap upaya pelestarian budaya Kalimantan Tengah dan peran generasi muda dalam memperkenalkannya kepada masyarakat luas melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kebudayaan Kalimantan Tengah adalah warisan yang sangat berharga. Generasi muda, dengan kreativitas dan penguasaan teknologi, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan budaya ini tetap bertahan bahkan dikenal hingga tingkat internasional,” tuturnya.

Setelah dinobatkan sebagai Nyai Kalimantan Tengah 2026, Assel berkomitmen mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah.

“Pariwisata harus mampu meningkatkan pendapatan masyarakat agar kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi dengan baik. Saya ingin menginspirasi generasi muda agar bangga dengan identitas daerahnya dan bersama-sama memajukan pariwisata Kalimantan Tengah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dekan FISIP-ADKOM UMPR, Dr. Rita Rahmaniati, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswinya tersebut dan berharap capaian itu dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi.

“Kami sangat bangga atas capaian yang diraihnya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UMPR memiliki kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta wawasan yang baik dalam membawa nama daerah dan almamater,” tutupnya. (adr)