
PALANGKA RAYA – Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mengevaluasi pelaksanaan team teaching dan perkuliahan daring untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Kantor FISIP-ADKOM UMPR, Rabu (14/10/2026).
Dekan FISIP-ADKOM UMPR, Dr. Rita Rahmaniati, M.Pd., menekankan pentingnya kedisiplinan mahasiswa dan koordinasi antardosen dalam mendukung kelancaran proses perkuliahan.
“Pelaksanaan perkuliahan daring perlu didukung dengan kedisiplinan, komunikasi, dan komitmen bersama antara dosen dan mahasiswa. Mahasiswa harus mengikuti perkuliahan tepat waktu serta menjaga etika selama proses pembelajaran berlangsung,” ujar Rita.
Dalam evaluasi tersebut, sejumlah dosen menyampaikan bahwa pelaksanaan team teaching secara umum berjalan baik. Namun, koordinasi pembagian tugas, kesesuaian bidang keahlian dosen, serta penyelarasan materi perkuliahan masih perlu diperhatikan agar pembelajaran lebih terarah.
Dia juga mendorong dosen untuk memperkuat komunikasi dalam tim pengajar dan menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif guna meningkatkan keterlibatan mahasiswa.
“Koordinasi antardosen harus terus diperkuat, terutama dalam menyelaraskan materi, metode pengajaran, dan pelaksanaan RPS. Dosen juga perlu menghadirkan pembelajaran yang interaktif agar mahasiswa lebih aktif berpartisipasi,” jelasnya.
Evaluasi turut menyoroti keaktifan mahasiswa selama perkuliahan melalui Zoom. Sejumlah dosen menilai masih terdapat mahasiswa yang kurang merespons materi dan diskusi. Kendala jaringan internet serta pemadaman listrik juga menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran daring.
Untuk meningkatkan efektivitas perkuliahan, Rita menekankan perlunya kontrak perkuliahan khusus yang mengatur kedisiplinan dan etika mahasiswa. Mahasiswa diharapkan hadir tepat waktu dengan toleransi keterlambatan maksimal 15 menit, menggunakan nama asli pada akun Zoom, berpakaian rapi, serta menjaga ketertiban selama pembelajaran.
Selain itu, pencatatan kehadiran perlu dilakukan secara konsisten, sementara dosen didorong menggunakan metode pengajaran yang bervariasi, termasuk diskusi kelompok dan komunikasi dua arah. Koordinasi dalam penerapan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) juga perlu diperkuat.
Melalui evaluasi ini, FISIP-ADKOM UMPR berharap pelaksanaan team teaching semakin terkoordinasi dan perkuliahan daring berlangsung lebih efektif, interaktif, serta mampu mendukung peningkatan mutu pembelajaran. (adr)
