
PALANGKA RAYA – Kegiatan pelatihan public speaking dengan fokus teknik promosi dan branding digelar di SMAN 2 Palangka Raya guna meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan komunikasi siswa.
“Generasi Z harus memiliki keberanian untuk tampil, menyampaikan ide, serta mampu mempromosikan potensi dirinya secara positif,” ujar Kepala SMAN 2 Palangka Raya, Muhammad Rifani, S.Pd., Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut turut melibatkan Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat keterampilan komunikasi generasi muda.
“Kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk menyiapkan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan siap bersaing,” ungkap Wakil Dekan FISIP-ADKOM UMPR, Dr. (Cand) Milka, S.Sos., M.A.P.
Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Aquarini, M.I.Kom., yang mengulas pentingnya public speaking sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum.
“Public speaking bukan sekadar berbicara, melainkan kemampuan menyampaikan pesan secara terstruktur, percaya diri, dan mampu memberikan pengaruh positif kepada audiens,” jelasnya.
Selain itu, materi mengenai teknik promosi dan personal branding disampaikan oleh Sagita Nur Aulia Rahmarani, S.H., yang menyoroti pentingnya strategi komunikasi dalam membangun citra diri.
“Dengan komunikasi yang tepat, generasi muda dapat menunjukkan potensi diri sekaligus membangun kepercayaan dari lingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui praktik langsung, simulasi presentasi, serta diskusi yang melibatkan keaktifan siswa selama pelatihan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu meningkatkan kepercayaan diri, mengasah keterampilan komunikasi, serta memahami pentingnya membangun branding diri sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. (adr)
