Fakultas Ilmu Sosial, Politik,
Administrasi & komunikasi

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

FISIP-ADKOM UMPR dan Disdukcapil Kota Palangka Raya Teken PKS, Perkuat Magang, KKN Tematik hingga Riset

Source: Humas FISIP-ADKOM UMPR

PALANGKA RAYA – Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan layanan kependudukan.

Dekan FISIP-ADKOM UMPR, Dr. Rita Rahmaniati, M.Pd., mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menghubungkan kegiatan akademik mahasiswa dengan kebutuhan yang ada di lapangan.

“Tujuannya hari ini adalah kegiatan PKS antara FISIP-ADKOM dengan Disdukcapil Kota Palangka Raya. Kegiatan ini untuk sama-sama menyukseskan program, terutama di UMPR sendiri terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata Rita usai penandatanganan kerja sama, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, hubungan kerja sama antara FISIP-ADKOM UMPR dan Disdukcapil Kota Palangka Raya sejatinya telah berjalan sebelum PKS ditandatangani secara resmi. Salah satunya melalui program magang mahasiswa yang telah berlangsung sekitar dua bulan terakhir.

“Jadi meskipun PKS ini baru dilaksanakan, sebetulnya realisasi kegiatan itu sudah ada. Alhamdulillah, melalui PKS ini semakin memperkuat hubungannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya, Alman P. Papakhan, menjelaskan kerja sama tersebut mencakup penguatan tata kelola pemerintahan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil sekaligus membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa.

“Jadi kita membangun PKS dan menjalin kerja sama antara Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait dengan pengelolaan dan tata kelola pemerintahan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil,” katanya.

Alman mengatakan kolaborasi tersebut juga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam mendukung pelaksanaan magang mahasiswa di lingkungan Disdukcapil Kota Palangka Raya.

“Kedua, kita melakukan kerja sama yang saling menguntungkan bagi para pihak, kaitannya dengan mahasiswa-mahasiswa yang dimagangkan ke Disdukcapil Kota Palangka Raya,” ucapnya.

Tidak hanya magang, Disdukcapil Kota Palangka Raya juga menawarkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang memungkinkan mahasiswa terlibat lebih intens dalam pelayanan administrasi kependudukan.

“Bahkan kita menawarkan ada KKN tematik namanya. Artinya kan bisa tiap hari ke sini, tidak harus pas mau dia menyusun skripsi,” jelas Alman.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa melalui KKN tematik diharapkan dapat membantu pelaksanaan layanan kependudukan sekaligus memberikan pengalaman praktik langsung kepada mahasiswa mengenai pelayanan publik.

Selain bidang pendidikan dan pengabdian, Rita menilai kerja sama tersebut juga berpotensi dikembangkan dalam bidang penelitian. Sejumlah isu kependudukan seperti kemiskinan, urbanisasi, hingga akurasi data masyarakat dinilai relevan untuk menjadi objek kajian akademik maupun tugas akhir mahasiswa.

“Nah, ini juga bisa disambut oleh FISIP-ADKOM melalui kegiatan riset. Terutama mahasiswa yang tugas akhir itu bisa melaksanakan kegiatan riset yang terkait dengan isu yang sedang diangkat di Disdukcapil,” katanya.

Dia berharap hasil penelitian mahasiswa nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas data kependudukan yang menjadi dasar berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial.

“Dengan adanya riset, penelitian tentang itu, maka bantuan sosial kemudian yang lainnya bisa tepat sasaran. Karena datanya berawal dari data yang baik dan benar,” ujarnya.

Rita menambahkan, kerja sama tersebut juga membuka peluang menghadirkan jajaran Disdukcapil sebagai narasumber dalam kuliah pakar maupun kuliah praktisi, sehingga mahasiswa dapat memperoleh wawasan langsung dari pengalaman penyelenggara pelayanan publik.

“Mudah-mudahan nanti bisa kerja sama melalui kuliah pakar atau praktisi. Pengetahuan beliau juga luas terkait dengan pelayanan masyarakat. Ini sangat baik sekali,” pungkasnya. (adr)