
PALANGKA RAYA – Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mencatat sebanyak 78 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dan Administrasi Publik saat Yudisium dan Wisuda Program Pascasarjana XIV, Sarjana XXXVII, dan Diploma XXVI Tahun 2026 di Swis-Bellhotel Danum, Minggu (11/10/2026).
Dekan FISIP-ADKOM UMPR, Dr. Rita Rahmaniati, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelesaian studi menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa sebelum melanjutkan ke dunia kerja maupun mengembangkan kompetensi di tengah masyarakat.
“Kami berharap para lulusan FISIP-ADKOM UMPR dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mengembangkan kemampuan diri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.” ujarnya.
Berdasarkan dokumen fakultas, jumlah tersebut terdiri atas 54 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dan 24 mahasiswa Program Studi Administrasi Publik yang tercatat sebagai penerima ijazah dan transkrip nilai.
Pelaksanaan yudisium tersebut merupakan bagian dari rangkaian Yudisium dan Wisuda Program Pascasarjana XIV, Sarjana XXXVII, dan Diploma XXVI UMPR Tahun 2026 yang berlangsung di Palangka Raya pada 11–12 Oktober 2026.
Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.A.P., sebelumnya menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan.
“Persoalan sosial harus dipandang sebagai tantangan yang perlu dipahami dan dicarikan solusi, bukan dihindari. Karena itu, lulusan UMPR diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, bersikap toleran, serta menyesuaikan diri dengan perubahan dan kebutuhan masyarakat,” kata Muhamad Yusuf.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu mengembangkan pola pikir terbuka dan menyesuaikan diri dengan dinamika kehidupan sosial.
Dalam konteks tersebut, lulusan Ilmu Komunikasi memiliki bekal keilmuan untuk berkontribusi dalam bidang komunikasi dan penyampaian informasi, sedangkan lulusan Administrasi Publik dapat menerapkan pengetahuannya dalam tata kelola pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, UMPR mewisuda 668 lulusan dari jenjang magister, sarjana, dan diploma dalam dua hari pelaksanaan. Sebanyak 335 lulusan mengikuti prosesi pada Minggu (11/10/2026), sedangkan 333 lulusan lainnya mengikuti prosesi pada Senin (12/10/2026).
Muhamad Yusuf juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan dan berperan dalam pembangunan.
“Kami berharap para lulusan tetap menjaga hubungan dengan almamater dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat serta pembangunan Kalimantan Tengah,” tutupnya. (adr)
